Blog EntryPremium dan mobil mewahApr 21, '08 9:02 PM
for everyone
Sebenarnya mobil yang kami miliki tidak termasuk mobil mewah.
Kendaraan ‘rakyat’ yang banyak dipakai untuk mobil jemputan anak sekolah 
Umurnya pun sudah tidak muda lagi. Sehari-hari, saya pakai untuk pergi belanja atau mengajar.

Biasanya kami memberi ‘minum’ untuk mobil kami itu dengan bensin Premium.
Tapi sejak harga minyak dunia terus menerus naik, mengakibatkan harga bensin juga naik, suamiku malah pindah ke Pertamax.

Bukan untuk sok2an, tapi karena ,”Rasanya kok ngga tega kalau beli bensin yang bersubsidi

Bukankah yang namanya subsidi itu maksutnya ditujukan untuk mereka yang 'tidak mampu' ??   ( maaf, tolong dikoreksi kalau saya salah )

Kemudian, di Koran Tempo Minggu, 20 April 2008, headline yang saya baca adalah “Pemakaian Premium melonjak” !

Pengguna Pertamax malah pindah ke Premium.

Seorang pemilik sedan BMW, mengaku sudah beralih ke Premium dari semula Pertamax sejak 2 bulan lalu. Katanya, “Sekarang harga Pertamax terlalu mahal, hampir 2 kali lipat Premium”.

Sebenarnya, ini terjadi karena ketidak tahuan, atau ketidak pedulian sih ?
Atau kami saja yang punya cara berpikir yang aneh bin nyleneh ?

Akibatnya kan jelas akan membebani anggaran Negara sehingga pembatasan konsumsi Premium perlu dipercepat.

Duh, hati nurani  


12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
hobbygue wrote on Apr 21
inilah indonesia kita tercinta..
litauditomo wrote on Apr 21
inilah indonesia kita tercinta..

cuma bisa komplain tapi ngga peduli ya
miapiyik wrote on Apr 21
begitulah, harusnya bisa beli mobil mewah, belinya ya pertamax
shrie wrote on Apr 21
Aku salut dengan Mbak Lita :)
nududy wrote on Apr 22
Wah...
sepuluh jempol buat Mba Lita dan keluarga..
Salute..
andai setiap orang seperti Mba Litha dan keluarga....ga bisa dibayangin deh n_n
-Dudee-
litauditomo wrote on Apr 22
begitulah, harusnya bisa beli mobil mewah, belinya ya pertamax

mungkin mereka ngga tau ya kl premium itu bersubsidi ? :D
litauditomo wrote on Apr 22
shrie said
Aku salut dengan Mbak Lita :)

Alhamdulillah...:)
litauditomo wrote on Apr 22
nududy said
Wah...
sepuluh jempol buat Mba Lita dan keluarga..
Salute..
andai setiap orang seperti Mba Litha dan keluarga....ga bisa dibayangin deh n_n
-Dudee-

Alhamdulillah...

yg sering sy denger, "mulailah dari diri sendiri" :D

Tks, Dud !
bintangrasyidalfatih wrote on Apr 22
go bude go..
bude lita emang TOP BGT ;)
theatara wrote on Apr 23
papikijin wrote on May 5
Lag-lagi masalah BBM, memang aneh negara kita ini, penghasil minyak,malah susah minyak(BBM). Beberapa hari yang lalu, para konglomerat (pengusaha) minta SBY untuk menaikan harga BBM, kemarin minggu,di depan puluhan massa PKS yang sedang ultah, SBY bilang, BBM tidak akan naik. Kemarin,setelah sidang kabinet, SBY bilang lagi, BBM akan segara naik.Ia ngomong,kini bukan soal naik tidak naiknya, sekarang pemerintah sedang mengkaji, berapa prosen akan menaikan harga BBM. Untuk kesekian kali janji SBY hanya di bibir saja, siapa yang bisa di percaya di negara ini?
litauditomo wrote on May 5
Saya pikir, pak SBY sudah berusaha memegang janji untuk tidak menaikkan harga BBM dengan berusaha mengajak masyarakat untuk berhemat, bahkan di bbrp SPBU juga dipasang spanduk utk tidak boros menggunakan Premium.

Tapi para pengusaha dan ekonom (?) tetap meminta pak SBY untuk menaikkan harga BBM.

Sulit ya jadi pemimpin di tengah masyarakat yang tidak punya sense of crisis dan hanya bisa menuntut ( mohon maaf...cmiiw )
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help